Gojek Tetap Antar Obat ke Pasien Miskin di Banyuwangi

Gojek Tetap Antar Obat ke Pasien Miskin di Banyuwangi Driver Gojek perempuan/Foto: Fb GOJEK.

Banyuwangi-Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Go-Jek sepakat melanjutkan program mengantar obat secara gratis pada tahun 2019 karena dinilai sangat bermanfaat bagi warga di wilayah itu.

Program yang diberi nama Gugus Antisipasi Cegah Antrean Panjang dengan Antar Obat ke Rumah Pasien (Gancang Aron) dinilai mampu memperluas jangkauan layanan. Dalam bahasa lokal, “gancang aron” berarti “lekas sembuh”.

Dalam kolaborasi ini, Go-Jek mengantarkan obat ke rumah pasien yang dirawat jalan di rumah sakit milik pemerintah daerah.

Pemkab Banyuwangi telah membangun pos khusus di rumah sakit. Seusai berobat ke dokter, warga hanya perlu ke pos tersebut, lalu diproses petugas dan pasien bisa langsung menunggu obat di rumahnya.

“Penerima manfaat program ini hampir 2.000 pasien. Karena ada pasien yang dikirimi obat sampai dua atau tiga kali, total pengiriman yang sudah dilakukan 4.444 kali,” kata Bupati Banyuwangi Azwar Anas belum lama ini.

“Jadi pasien dimudahkan. Daripada menunggu di rumah sakit, silakan langsung pulang dan istirahat. Obat diantar Go-Jek setelah diracik bagian farmasi,” imbuh Anas.

Vice President of Regional Public Policy PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek), Damar Juniarto, sangat mengapresiasi inovasi Pemkab Banyuwangi tersebut.