37 Kabupaten/Kota di Sumatera Kembali Normal Pascabanjir dan Longsor

Berdasarkan data pemutakhiran per 11 Februari 2026, dari 75 kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut, sebanyak 52 daerah terdampak bencana.
Penulis: Tim copywriter - Rabu, 11 Februari 2026
Mendagri Tito Karnavian menghimpun berbagai masalah di lapangan termasuk aspirasi dari para kepala daerah mengenai percepatan penanganan pascabencana di Sumatera Utara pada Senin (11/1/2026). Foto istimewa.
Mendagri Tito Karnavian menghimpun berbagai masalah di lapangan termasuk aspirasi dari para kepala daerah mengenai percepatan penanganan pascabencana di Sumatera Utara pada Senin (11/1/2026). Foto istimewa.

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, menyampaikan mayoritas daerah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah pulih menjelang Ramadan 2026.

Berdasarkan data pemutakhiran per 11 Februari 2026, dari 75 kabupaten/kota di tiga provinsi tersebut, sebanyak 52 daerah terdampak bencana. Dari jumlah itu, 37 kabupaten/kota atau hampir 70 persen telah kembali normal, empat daerah mendekati normal, dan 11 kabupaten/kota masih memerlukan perhatian khusus dalam proses rehabilitasi.

Secara rinci, di Sumatera Barat terdapat 12 dari 16 daerah terdampak yang sudah normal. Di Sumatera Utara, 15 dari 18 daerah terdampak telah pulih. Sementara di Aceh, 10 dari 18 kabupaten/kota terdampak telah kembali normal. Pemerintah menegaskan akan memfokuskan kerja keras pada 11 daerah yang masih membutuhkan atensi khusus.

Dalam penanganan darurat, jumlah pengungsi per 11 Februari tercatat 74.369 jiwa, terdiri dari 69.111 jiwa di Aceh, 5.098 jiwa di Sumatera Utara, dan 160 jiwa di Sumatera Barat. Pemerintah memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi selama masa pemulihan berlangsung.

Di sektor infrastruktur, jalan dan jembatan nasional telah pulih 100 persen di tiga provinsi. Jalan daerah telah tertangani 91 persen di Aceh dan Sumatera Utara serta 91 persen di Sumatera Barat. Untuk jembatan daerah, progres rehabilitasi mencapai 46 persen di Aceh, 95 persen di Sumatera Utara, dan 54 persen di Sumatera Barat.

Fasilitas kesehatan terdampak sebanyak 414 unit kini seluruhnya telah kembali fungsional. Sementara 2.037 rumah ibadah yang terdampak juga secara umum sudah dapat digunakan kembali.

Dalam penyediaan hunian, pemerintah menargetkan pembangunan 17.038 unit hunian sementara (huntara), dengan 5.489 unit telah terbangun hingga awal Februari. Untuk hunian tetap (huntap), dari target 1.719 unit, sebanyak 401 unit telah dalam proses pembangunan.

Selain itu, penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) terus berjalan bagi warga yang belum menempati hunian tetap. Dari total 20.389 keluarga penerima, 11.504 rekening telah dibuka dan 9.766 keluarga sudah menerima transfer bantuan. Bantuan perbaikan rumah juga disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan skema Rp15 juta untuk rusak ringan, Rp30 juta rusak sedang, dan Rp60 juta rusak berat.

Pemulihan pascabencana di Sumatera menunjukkan progres nyata dalam waktu kurang dari dua bulan, memberi optimisme bagi masyarakat menyambut Ramadan dengan kondisi yang semakin stabil.

Editor:

Tim Copywriter untuk website daerah Alinea Tek Nusantara

Scroll