Polisi Buru Pemenggal Kepala Guru Asal Kediri

Polisi Buru Pemenggal Kepala Guru Asal Kediri Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung saat memberikan keterangan pers/Foto: Tribatanewspoldajatim.

Surabaya-Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menegaskan akan memburu pelaku mutulasi terhadap korban Budi Hartanto yang ditemukan tewas dalam koper.

Dia pun berharap kepala korban Budi segera ditemukan. "Mudah-mudahan dalam kurun waktu cepat atau lambat, kepala korban bisa ditemukan,” katanya di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (04/04).

Polres Blitar Kota sudah mengidentifikasi korban dan dipastikan Identitas mayat dalam koper yang ditemukan di bawah jembatan Desa Karang Gondang, Udanawu, Kabupaten Blitar tersebut adalah warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. 

Diketahui, Jenazah Budi Hartanto sudah didimakamkan pada Kamis (04/04) di Kediri, Jawa Timur.

Hingga saat ini bagian tubuh korban mutilasi tersebut masih dalam proses pencarian.

Keluarga korban berharap pelaku mutilasi segera ditangkap dan kepala almarhum bisa ditemukan untuk dimakamkan.

"Jenazah terpaksa dimakamkan, kasihan jezahnya kalau kelamaan. Bagian tubuh (kepala) dalam proses pencarian," kata Lurah Tamanan Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Yahya Rabu (03/04) malam.

Sementara rumah almarhum ramai dikunjungi pentakziah sejak dari semalam. 

Almarhum Budi Harto yang berprofesi sebagai guru tari itu dikenal sosok yang sangat sabar dan terbuka.

Bahkan, setiap kali ada anak didiknya yang mempunyai masalah, selalu didampingi serta ditanya masalahnya.

"Hari Jumat pekan lalu saya masih komunikasi dengan beliau. Terakhir kemarin juga ada di grup, sebab ada guru menari yang juga memberi informasi lomba tari, lha beliau itu memberikan komentar, setelah itu sudah tidak ada lagi," kata Safira Safa salah satu muridnya ditemui di rumah Budi, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Rabu (03/04) malam.