Penyandang Diabetes Baiknya Makan Malam di Jam Ini

Penyandang Diabetes Baiknya Makan Malam di Jam Ini Jam Dinding (pixabay).

JAKARTA-Dokter spesialis gizi dari RSCM, Dr dr Fiastuti Witjaksono mengungkapkan, jam makan malam bagi penyandang diabetes bukan pukul 19.00 melainkan menjelang waktu tidur mereka.

"Kalau penyandang diabetes makan terakhir jam 7 malam, baru makan lagi besok pagi, jaraknya itu sekitar 12 jam, itu terlalu lama. Terakhir makan bukan jam 7 malam, tetapi sebelum tidur harus ada yang dimakan," jelas dr Fiastuti, di Jakarta, Rabu (13/11). 

Dia menganjurkan makan malam baiknya pukul 21.00-22.00 agar jarak waktu makan (dari malam ke pagi) tidak terlalu jauh, demi menurunkan risiko atau bahkan mencegah hipoglikemi.

Hipoglikemi atau kekurangan kadar gula, jelas dia, bisa terjadi kapan saja termasuk saat tidur dan kondisi ini bisa berujung kematian. Sejumlah gejala yang biasa penderita alami antara lain bekeringat dingin, lemas, pandangan berkunang-kunang dan pusing.

Salah seorang penyandang diabetes tipe 1, Sekar Saraswati (31) mengakui kondisi hipoglikemi paling sering terjadi pada pukul 02.00 atau saat dirinya tertidur.

"Jam 2 pagi itu waktu kritis, hipoglikemi biasanya terjadi jam segitu. Biasanya lemas, keringat dingin," ucapnya.

Dia menyarankan, asupan makanan yang dipilih pun tidak boleh mengandung gula yang tinggi dan karbohidrat tinggi. Sebaiknya plih makanan dengan karbohidrat kompleks yang tinggi agar gula darah tidak cepat naik dan turun.

Sedangkan, konsultan metabolik endokrin, Dr dr Fatimah Eliana menyarankan susu khusus untuk penyandang diabetes saat malam hari atau bila tidak susu tanpa gula.

"Bisa susu biasa tapi tanpa gula. Takarannya empat sendok makan," kata Eliana.

Menurut Fiastuti, bijak dalam memilih nutrisi yang tepat adalah langkah awal dan penting untuk mengontrol gula darah agar tetap stabil.

"Pola makan untuk penyandang diabetes bukan berarti berbeda dengan orang pada umumnya. Tetapi sebenarnya berupa panduan pola makan dengan berbagai makanan bergizi dalam takaran porsi yang tepat," terangnya.

BACA JUGA:
Alat Deteksi Diabetes Unibraw Siap Diproduksi Massal
Dokter: Penderita Diabetes Meninggal karena Ketoasidosis

Ketimbang pola makan yang ketat, sebaiknya pilih pola makan dengan gizi seimbang yang mengandung karbohidrat dengan indeks glikemik rendah, tinggi serat, vitamin dan mineral. (Ant)