Gus Sholah Usul Kenaikan Anggaran Pendidikan di Kemenag

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, KH Sholahudin Wahid usul agar anggaran pendidikan di Kementerian Agama ditambah.
Minggu, 25 Agst 2019 20:44 WIB Author - Rina Suci

JOMBANG - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, KH Sholahudin Wahid mengusulkanagar anggaran pendidikan di Kementerian Agama ditambah. Alasannya, mengingat adanya perbedaan cukup besar dengan anggaran di Kementerian Pendidikan.

Terungkap bahwa pendidikan Islam itu kecil porsi anggaran, cuma 10 persen. Padahal, madrasah itu 94 persen swasta. Sedangkan sekolah itu sebagian besar sekolah negeri, jadi pemerintah daerah perlu membantu madrasah, katanya ditemui di sela-sela seminar, tentang memadukan pendidikan Islam dan pendidikan nasional di Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (25/8).

Gus Sholah, sapaan akrabnya mengatakan, untuk pendidikan dasar menengah antara pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan serta Kementerian Agama kini sudah banyak kemajuan. Bahkan, kerja sama antara kedua kementerian ini yang menjadi induk pendidikan Islam dan pendidikan nasional sudah baik.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI Kamaruddin Amin mengaku tantangan pendidikan nasional ke depan cukup besar. Terlebih lagi menghadapi persaingan global, sehingga anak-anak harus dipersiapkan untuk menghadapinya.

Tentang persaingan global, sehingga harus persiapkan anak bangsa yang tidak hanya kemampuan kognitif yang baik atau skill yang cukup, tapi juga harus memiliki karakter kuat, misalnya tentang integritas, kreativitas, rasa ingin tahu yang tinggi, kritis, kolaboratif dan lain-lain, katanya saat menjadi pembicara kegiatan seminar tersebut.

Baca juga :