Mantan Guru SDN Curah Tatal: Kami Digaji 50 Ribu!

Moh Salim mantan guru di SDN Filial di Dusun Cobbhuk menuturkan sulitnya mengakses sekolah.
Senin, 12 Agst 2019 17:58 WIB Author - Fathor Rasi

SITUBONDO-Publik Situbondo, Jawa Timur,ikut menyoroti maraknya pemberitaan pencopotan jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 8 Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, karena dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya.

Moh Salim misalnya, mantan guru honorerdi SDN Filial di Dusun Cobbhukmenuturkan sulitnya untuk mengakses lokasi sekolah tempat dia mengajar dua tahun lalu.

Lembaga tersebut ada 3 induknya, di Desa Mindi Filialnya di Cobbuk sama Kerpang. Yang paling dikeluhkan teman-teman guru honorer masalah gaji daninfastruktur. Kalau hujan, kendaraan sulit menjangkau lokasi pak, kata Moh Salim mantan guru di SDN Filial di Dusun Cobbhuk, Situbondo, kepada Jatimpos.id, (12/08).

Menurut Moh Salim, selain terpercil, mengajar di SDN tersebut dari sisi kesejahteraan guru juga kurang.

Saya di Cobbhuk dulu 2 tahun dipindah ke induk Mindi selama 2 tahun pak. Kadang di suruh ngisi di Kerpang karena tidak ada guru agamanya.Waktu kami mengabdi di lembaga tersebut perbulannya digaji 50 ribu (dua tahun lalu). Itu pun nggak tentu, bisa dua bulan hingga tiga bulan sekali, ucapnya.

Baca juga :