Jatim Kewalahan Penuhi Permintaan Pisang Malaysia

Pisang Tanduk dan Kepok Tulungagung dan Lumajang Masuk Pasar Malaysia.
Senin, 05 Agst 2019 17:54 WIB Author - Fathor Rasi

SIDOARJO-Jawa Timur (Jatim) kewalahan penuhi permintaan pisang Malaysia yang cukup tinggi yaitu sebesar 15 kontainer atau 300 ton per minggu.

Kita hanya bisa memenuhi 1-2 kontainer per minggu. Kita belum mampu sediakan pisang sesuai dengan keinginan negara tujuan. Mereka butuh tingkat kematangan sekitar 80 persen, kata Adi Nurhadi, Direktur CV. Bintang Perkasa di Sidoarjo, Senin (05/08).

Ekspor pisang Kepok tersebut, kata Adi, harus didatangkan dari luar Jawa Timur.

Sementara untuk pisang Tanduk atau Agung dipasok dari Tulung Agung dan Lumajang.

Ekspor pisang ini merupakan yang kedua kalinya dalam tahun 2019. Sebelumnya telah dilakukan pada 28 Juli 2019 sejumlah 26 ton pisang Tanduk. Permintaannya masih tinggi. Kami siap menambah volume bila ada barangnya, ujar Adi.

Baca juga :