Bambang DH Mengaku Pernah Surati YKP soal Aset Pemkot

Mantan Wali Kota Surabaya ini menduga ada upaya sengaja memisahkan aset pemkot.
Selasa, 25 Jun 2019 17:03 WIB Author - Fathor Rasi

SURABAYA-Mantan Wali Kota Surabaya, Bambang DH mengku ditanya penyidik Kejati Jatim soalupaya yang lakukannyauntuk mengembalikan aset Pemkot Surabaya dalam kasus dugaan korupsi Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT YEKAPE, Selasa (25/06).

Baca juga:Penyidik Cecar Risma 14 Pertanyan soal Kasus Korupsi YKP
Armudji Beberkan Hal Ini ke Penyidik soal Korupsi YKP

Namun YKP tidak bersedia mengembalikan (aset). Akhirnya saya meminta bantuan Kejaksaan dan KPK, ujar Bambang DH usai diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Selasa (25/06).

Politisi PDIP ini sudah menduga ada upaya sengaja untuk memisahkan aset YKP tersebut dengan Pemkot Surabaya.

Nah kalau ini dibiarkan maka aset yang dimiliki negara maupun pemprov dan pemkot akan habis semua, seperti halnya kasus kolam renang Brantas yang akhirnya dikuasai oleh pengelola, awalnya pengelola kini menjadi pemilik, ujarnya mengutip beritajatim.com.

Baca juga :