Setelah PPKM Jawa-Bali dan vaksinasi, ekonomi diprediksi membaik

Mengerem laju persebaran Covid-19 menjadi paling utama dan tidak bisa ditawar-tawar. 
Selasa, 12 Jan 2021 12:17 WIB Author - Fathor Rasi

Perekonomian diprediksi akan membaik setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali dan vaksinasi. Syaratnya, masyarakat benar-benar mendukung dua kebijakan tersebut.

Pengamat ekonomi dari Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Sutia Budi mengerem laju persebaran Covid-19 menjadi paling utama dan tidak bisa ditawar-tawar.

Pemberlakuan PPKM di Jawa-Bali, selain mencegah Covid, sejatinya juga merupakan upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional dalam jangka panjang. Saat ini tentu terganggu. Tapi ini akan berdampak positif dalam jangka panjang. Langkah ini merupakan investasi yang sangat berharga, kata Sutia Budi kepada wartawan.

Dia mengungkapkan bahwa untuk mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat dalam jangka pendek ini, maka bantuan sosial wajib secepatnya disalurkan. Selain itu, pemerintah perlu kerja cepat dan terukur.

Vaksinasi sangat dinanti. Kabar baik bahwa fatwa MUI telah menyatakan salah satu vaksin halal dan suci. Tentu sangat melegakan kita semua. Pemerintah dan seluruh komponen bangsa harus gotong-rotong, bekerja lebih keras lagi. Proses vaksinasi adalah pekerjaan besar, investasi besar, tegasnya.

Baca juga :