Muhammadiyah Tanggapi Fenomena Croshijaber

Muhammadiyah Tanggapi Fenomena Croshijaber Ilustrasi pelaku croshijaber (Pixa).

JAKARTA-Muhammadiyah meminta viralnya fenomena croshijaber di media sosial tak dibesar-besarkan.

"Secara teoritik polisi tahu 'kan jadi gak usah dibesar-besarkan," kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti setelah menerima kunjungan Duta Besar AS Joseph Donovan di kantornya Jakarta, Selasa (15/10).

Abdul Mu'ti mendesak agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus crosshijaber tersebut.

"Penyelidikan Polri itu bukan menjadikan mereka pelaku tindak kriminal tapi memastikan siapa mereka apa motifnya dan polisi bisa melacak karena mereka punya akun media sosial," jelasnya.

Menurut Mu'ti, bila pelaku crosshijaber dianggap mengalami kelainan perbedaan psikologis sebaiknya diberikan pembinaan.

Untuk diketahui crosshijaber adalah laki-laki yang memakai hijab layaknya perempuan. Mereka tak segan-segan bercampur dengan perempuan di masjid bahkan terdapat yang masuk ke kamar mandi lawan jenis. (Ant)