Terjadi Gempa Letusan-Embusan di Semeru

Terjadi Gempa Letusan-Embusan di Semeru Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

LUMAJANG - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), menunjukkan aktivitas kegempaan letusan dan embusan. Periode pengamatan 19 Juli 2019. Pukul 00.00-24.00.

"Berdasarkan laporan yang kami terima. Dari Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, Sabtu (20/7).

Kegempaan letusan terjadi 19 kali. Dengan amplitudo 11-22 milimeter. Berdurasi 40-140 detik.

Sementara laporan diterbitkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, kegempaan embusan terjadi 18 kali. Dengan amplitudo 2-9 milimeter. Berdurasi 30-105 detik.

"Secara visual, gunung berkabut 0-III. Sehingga asap kawah tidak teramati," ucapnya.

Secara meteorologi, cuaca di Semeru mendung. Angin bertiup lemah ke selatan. Suhu udara 22-25 derajat celcius. Kelembaban udara 0-0 persen. Tekanan udara 0-0 milimeter air raksa.

Aktivitas Gunung Semeru pada level II. Atau waspada. Masyarakat diminta mewaspadai gugurnya kubah lava di kawah Jongring Seloko.

Pendaki dan masyarakat, mengutip Antara, dilarang beraktivitas dalam radius satu kilometer. Juga empat kilometer di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif. Lantaran menjadi alur luncuran awan panas.

Hingga kini Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) melarang pendakian sampai Mahameru. Hanya diperkenankan hingga Pos Kalimati. Sesuai rekomendasi PVMBG.