Polda Jatim Kerahkan Tim Ungkap Kasus Mutilasi di Malang

Polda Jatim Kerahkan Tim Ungkap Kasus Mutilasi di Malang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera (Istimiwa).

SURABAYA-Polda Jatim mengirim dua tim dari Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya Polda Jatim dan para medis RS Bhayangkara Polda Jatim untuk menguak misteri kasus mutilasi di Pasar Besar, Malang, Jawa Timur.

Baca Juga:
Potongan Tubuh Perempuan Muda Korban Mutilasi Tercecer
Bau Dikira Bangkai Tikus, Ternyata Potongan Kaki Manusia

Melansir laman resmi Polda Jatim, kedua tim tersebut diterjunkan hari ini, Rabu (15/05), untuk mengungkap pelaku mutilasi perempuan yang diperkirakan berusia 34 tahun tersebut. 

Tim penyidik Subdit Jatanras, Ditreskrimum, Polda Jatim dilaporkan sudah mendatangi lokasi ditemukannya potongan tubuh mayat Mrs. X yang ditemukan di lantai II Pasar Besar Kota Malang, Jalan Pasar besar, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kabupaten Malang, Selasa (14/05) sekitar pukul 13.30 WIB. 

Dalam kasus ini penyidik telah memeriksa dua saksi yakni Abdul Adhim (Security) dan Maadi.

"Polisi periksa dua saksi Abdul Adhim, Malang 07 Juli 1968, sekurity Jl. M.Panjaitan XVI/14 Kel. Penangungan Kec.Klojen Kota Malang. Dan Maadi Chilman, Malang 16 September 1971, Jl.Aris Munandar gang III No.823 Rt.06/01 Kel. Kiduldalem, Kec.Klojen Kota Malang," tulis tribatanewspoldajatim, Rabu (15/05)

Hingga saat ini identitas korban berjenis kelamin wanita tersebut belum diketahui.

Sebelumnya, temuan mayat yang diduga korban mutilasi menggegerkan kawasan Pasar Besar, Malang, Jawa Timur. Temuan tersebut berawal ketika para pedagang di kawasan pasar mencium bau menyengat.

Petugas kepolisian Malang Kota, Jawa Timur, telah mengevakuasi enam potongan tubuh perempuan korban mutilasi yang tercecer di Pasar Besar, Malang.

Potongan tubuh perempuan yang diperkirakan berusia 34 tahun itu ditemukan di tempat berbeda.

Sepasang kaki dan tangan korban ditemukan di bawah tangga, badan korban ditemukan di kamar mandi, dan kepala korban ditemukan di dalam kantong kresek warna hitam. Setelah potongan tubuh korban dikumpulkan, selanjutnya potongan-potongan itu dibawa oleh Unit Inafis Polres Malang Kota.