Pilkades Sumenep Ricuh, Polisi Cegah Carok Massal

Pilkades Sumenep Ricuh, Polisi Cegah Carok Massal Foto ilustrasi pengaman pilkades Sumenep (flickr.com).

SUMENEP-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Madura, Jawa Timur, berlangsung ricuh, Kamis (07/11).

Kericuhan tersebut menyebabkan sebagian fasilitas di tempat pemungutan suara rusak diamuk massa. Dalam kericuhan tersebut, massa merusak kotak suara, surat suara, hingga bilik suara.

Massa mengamuk lantaran kecewa bakal calon kepala desa jagoan mereka tidak bisa bersaing. Mereka menilai ada unsur kesengajaan dari pihak Pemkab Sumenep.

Kecewa, mereka kemudian merusak fasilitas di area Pilkades agar pesta demokrasi di tingkat desa itu gagal.

Aksi amuk massa pendukung salah seorang bakal calon kepala desa tersebut membuat pelaksanaan pilkades terganggu bahkan nyaris terjadi carok massal antarpendukung calon kepala desa.

Mencegah carok massal antarpendukung calon kepala desa, Pasukan Brimob dari Polda Jawa Timur diterjunkan ke lokasi.

"Hingga malam ini pasukan Brimob dari Polda Jatim yang diperbantukan mengamankan Pilkades masih bertahan di sana," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Kamis (07/11).

Untuk diketahui, pelaksanaan Pilkades Serentak hari ini digelar di beberapa kecamatan di wilayah daratan. Selanjutnya pada 14 November 2019 di beberapa desa di wilayah kepulauan.

Total jumlah desa yang melaksanakan Pilkades serentak di Sumenep sebanyak 226 desa. (Ant)