Penyebab Maraknya Kasus Aborsi di Malang

Penyebab Maraknya Kasus Aborsi di Malang Foto Ilustrasi (Pixabay).

MALANG-Minimnya edukasi seks pada anak-anak dan remaja diduga menjadi salah satu penyebab munculnya kasus aborsi seperti di Malang, Jawa Timur.

"Seks bebas jadi penyebab maraknya aborsi di Malang. Aborsi dilarang, tetapi edukasi tentang seks masih minim," kata Umu Hilmy, Konsultan Woman Crisis Center (WCC) Dian Mutiara, Selasa (15/10).

Menurut Umu Hilmy, kendala edukasi seks di pendidikan formal atau sekolah terletak pada bahasa yang rumit sehingga sulit dipahami peserta didik.

"Edukasi seks sudah dilakukan, namun masih menggunakan istilah biologi yang kurang mudah dipahami oleh anak-anak," jelasnya mengutip rri.co.id.

Seharusnya, sambung dia, pendidikan seks anak perlu melibatkan psikolog dan ahli pendidikan dengan membuat modul tentang pendidikan seks.

"Kemudian diberikan pada tenaga pendidik ke sekolah," ujarnya.

Sebelumnya, Senin (14/10), Kepolisian Resort Malang Kota mengungkap kasus penjualan obat untuk praktik aborsi ilegal atau menggugurkan janin, dengan mengamankan lima orang tersangka.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa obat abrosi, gunting dan pakaian, tulang  belulang janin yang sempat dikuburkan pelaku. 

Kelimanya adalah AS (20), BHN (20), TD (22), IN (32), dan TR (48). Salah satu tersangka diketahui merupakan mahasiswi perguruan tinggi di Kota Malang. 

Kelimanya saat ini dijebloskan ke tahanan Polres Malang Kota.