Operator Tambang Diberi Penghargaan, Khofifah Bakal Didemo

Operator Tambang Diberi Penghargaan, Khofifah Bakal Didemo Foto unggahan Forum Rakyat Banyuwangi soal kerusakan di Gunung Tumpang Pitu, Banyuwangi, diambil dari google maps tahun 2014, foto sebelah kanan diambil 2018.

JAKARTA-Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur bereaksi atas pemberian penghargaan terhadap PT Bumi Suksesindo (BSI), operator tambang emas Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Penghargaan tersebut diserahkan tepat pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Jawa Timur di Probolinggo, Minggu (28/7/2019). 

Atas penghargaan itu Walhi Jatim akan menggeruduk kantor Gubernur Jatim mengelar aksi bertagar #tutuptambangemastumpangpitu #savetumpangpitu Jawa Timur besok Kamis (01/07) pukul 09.00 WIB. 

"Setelah memuji, kini memberikan apresiasi. Bu Gubernur perlu diingatkan mengenai petaka, jika wilayah selatan terus digempur tambang. Keselamatan ruang hidup rakyat terancam. Hmmm lalu bagaimana dengan wilayah lain? Bisa-bisa juga sama nih terancam juga," tulis Walhi Jatim dalam keterangannya terpantau dari Jakarta, Rabu (31/07).  

Forum Rakyat Banyuwangi (FRB) juga menyampaikan hal senada mengingatkan kawasan rawan bencana di wilayah selatan.

"Bu @khofifah.ip hanya melihat dari Helicopter, berbicara dengan PT.BSI lalu menyimpulkan, memuji, dan memberikan apresiasi.Bu Gubernur perlu diingatkan mengenai petaka, jika wilayah selatan terus digempur tambang. Keselamatan ruang hidup rakyat terancam. Mengundang seluruh elemen masyarakat untuk bersolidaritas pada Kamis, 1 Agustus 2019," tulis Forum Rakyat Banyuwangi.

BACA JUGA:
Jatim Terancam Tsunami bila Gempa Magnitudo 8,8 Terjadi
Khofifah soal Potensi Tsunami di Jatim: Perbanyak Istigfar!
Pertambangan Ancam 822 Desa Kekeringan di Jatim

Tumpang Pitu Benteng Tsunami

Dalam keterangan lainnya, FRB menyebut Gunung Tumpang Pitu merupakan benteng pertahanan tsunami yang alami mengingat pada tahun 1994, lokasi tersebut diterjang ombak Tsunami. 

"Kejadian ini menyusul setalah terjadi gempa tektonik 7.8 SR di Samudra Hindia. Tsunami ini mengakibatkan kerusakan total di pemukiman pesisir. Daerah-daerah pesisir selatan di Kabupaten Banyuwangi ini seperti Pantai Pancer dan Pantai Rajegwesi rata dengan tanah," jelasnya.

Menurut FRB, Gunung Tumpang Pitu menurut FRB semestinya dikonservasi, bukan malah direntankan dengan pertambangan emas.

"Kawasan selatan Jawa, khususnya Banyuwangi Selatan adalah Kawasan Rawan Bencana (KRB). Ini berarti pula bahwa kawasan Tumpang Pitu dan sekitarnya adalah kawasan yang rentan," ujarnya.

Sebelumnya, pakar Tsunami dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko memprediksi gempa megathrust dengan magnitudo 8,8 berpotensi terjadi di Selatan Pulau Jawa, dan bisa menyebabkan timbulnya gelombang tsunami dengan ketinggian 20 meter di sepanjang pantai tersebut.

Daerah yang berpotensi terkena dampak gelombang tsunami jika terjadi gempa megathrust di Selatan Jawa khususnya di selatan DIY, cukup panjang yaitu dari Cilacap hingga ke Jawa Timur.