Beredar Daging Gelonggongan Jelang Nataru

Beredar Daging Gelonggongan Jelang Nataru Foto ilustrasi(Pixabay).

KEDIRI-Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), beredar daging Sapi diduga diduga gelonggongan di Pasar Pahing Kota Kediri, Jawa Timur.

Temuan itu berawal saat petugas Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melihat gumpalan daging tergantung meneskan air.

“Sejak awal kita sudah curiga karena daging itu saat digantung mengeluarkan cairan darah tetapi sangat cair seperti air,” jelas Yetty Sisworini, Kepala Disperdagin Kota Kedi, Kamis (12/12).

Yetty menduga daging tersebut berasal dari luar Kota Kediri yang kemudian dijual di pasar Setono Betek.

“Kemungkinan barangnya tidak dari Kediri, tetapi nanti akan kami tindak lanjuti apabila terbukti dari Kediri RPH nya Dinas Pertanian akan beri surat teguran,” jelasnya.

Daging gelonggolan, jelas Yetty, merugikan pengecer dan pembeli karena berat timbangan akan menurun karena banyaknya kandungan air di dalamnya.

"Jelas pembeli akan rugi karena dagingnya menyusut banyak,” ujarnya melansir faktualnews.co.

BACA JUGA: 5 Kunci Sukses Kediri Kendalikan Inflasi

Dia menambahkan, daging gelonggolan tersebut masih bisa dikonsumsi, namun akan mempengaruhi proses memasak dengan memakan waktu lebih lama. 

Supriono pedagang setempat mengaku terpaksa membeli daging tersebut agar tetap bisa berjualan.